Ramadan tahun ini

Pada bulan Ramadan tahun ini semuanya terasa berubah. Pada bulan Ramadan tahun ini saya tidak bisa melaksanakan ibadah puasa karena lagi masa nifas. Baru sekarang saya merasakan asing pada bulan Ramadan ini.

Seperti sudah saya tuliskan pada hari sebelumnya bahwa saya melahirkan prematur dan anak saya meninggal. Sehingga saya pada bulan Ramadan ini tidak bisa melaksanakan ibadah puasa dengan baik. Dan harus menggantinya dengan fidyah dan juga digantikan pada hari-hari berikutnya nantinya.

Tak juga itu, pada bulan Ramadan ini ekonomi agak tersendat ya mungkin karena kondisi covid 19. tanya tetap bersyukur mudah-mudahan semua masalah bisa selesai dengan baik dan virus cepat diangkat oleh Allah subhanahu wa ta'ala.

Bulan ini adalah bulan yang penuh berkah semua pasti ada hikmahnya. virus covit 19 musibah yang menimpa kepada kita semua insya Allah dengan bulan ini kita akan diajari dengan ketabahan dan kesabaran.

Tanpa terasa pada bulan ini sudah mencapai hari ke-4.  Alhamdulillah saat ini Allah masih memberikan saya dan keluarga rezeki sehingga kami bisa memenuhi keputusan kami sampai hari ini.

Kondisi pada bulan ini mengajarkan kami untuk saling mencintai dan saling kerjasama. bahkan saya sepertinya di rumah ini semua pekerjaan dikerjakan oleh anak-anak saya dan juga dibantu oleh suami.

Kesucian bulan ini membuat saya lebih nyaman dan lebih tahu apa itu cinta dari seorang suami terhadap istrinya.

Mudah-mudahan pengorbanan yang kami lakukan diterima Allah subhanahu wa ta'ala dan menjadi amal baik bagi kita semua. 

Sehingga kami bisa menjadi keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Suami saya bisa tetap mencintai saya dalam keadaan apapun, dan anak-anak saya juga mencintai kedua orang tuanya dalam keadaan apapun, baik dalam keadaan sehat maupun dalam keadaan sakit.

Walaupun kami merasa kehilangan dengan meninggalnya bayi kami belum cukup umur kandungan. tapi hikmahnya juga terasa karena masih ada bayi kami yang harus memilih what yaitu nafeeza yang sekarang berumur 3 tahun.

Semenjak saya melahirkan prematur tersebut, anak  saya sekarang menjadi sangat sayang kepada saya dan suami saya. S

tidak boleh hilang sekejap pun dari penglihatannya kalau hilang dia pasti nangis nangis mencari.

Pada bulan ini memang terasa ada cinta dalam sebuah keluarga di saat kita sedang sedih. I love you suamiku Semoga kita bisa hidup bersama sampai kakek-nenek Aamiin.

Komentar