Blog sebagai sarana Pembelajaran

 


Assalamualaikum Wr.Wb. Salam sejahtera untuk Bapak Ibu guru di seluruh tanah air.

Malam ini kita akan memasuki pertemuan ke-29, artinya satu pertemuan lagi, kelas ini akan berakhir.

Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepada para peserta di grup, mohon setiap gelombang mempersiapkan perpisahan virtual.

Jangan lupa satukan naskah resume yang terkumpul hingga dikemas menjadi sebuah buku yang menarik. Karena banyak ilmu dari narasumber hebat terkait tentang teknik dan dunia literasi yang sayang kalau tidak dibukukan.

Setelah buku terbit, jangan lupa isi form https://pelatihanbelajarmenulis.blogspot.com/2020/06/form-bukti-buku-terbit.html

Bapak Ibu yang berbahagia. Malam ini kita akan ditemani narasumber hebat, Mayor Nani Kusmiyati, S.Pd. M.M., CTMP. dengan tema  “Blog sebagai sarana pembelajaran”.

Mayor TNI AL ini sangat keren sekali. Beliau adalah alumni gelombang 8, sahabat saya, guru saya, dan penyemangat saya, saat jadi kita satu kelas dulu. Namun sayang, saya tidak lulus dan harus mengulang kelas. Yuks simak CV Mayor Nani.

https://terbitkanbukugratis.id/nani-kusmiyati/09/2021/curriculum-vitae-nani-kusmiyati/

https://terbitkanbukugratis.id/nani-kusmiyati/09/2021/curriculum-vitae-nani-kusmiyati/

Beliau sudah menulis 32 antologi dan 2 buku solo. Sedangkan Aam baru 25 buku. Masih jauh dari buku karya Mayorku.

Assalamuailaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Selamat malam semuanya, terima kasih moderator yang baik hati, sahabat saya dimanapun berada.

Blog Sebagai Sarana Pembelajaran.

Saya mengambil topik ini untuk mengingatkan saya pribadi dan bapak ibu, bahwa menulis di blog seperti kita menulis dibuku catatan kita. Berbeda namun memiliki manfaat yang sama yaitu mengabadikan buah pikiran kita sendiri maupun pelajaran yang kita dapatkan dari sumber lain. Sumber lain itu dapat berupa buku, digital book, pengalaman orang lain maupun ilmu yang kita dapatkan dari guru kita, ketika kita masih belajar di bangku sekolah maupun kuliah.

Saat ini blog bukanlah sesuatu yang baru karena hampir setiap orang mengenal tentang blog. Bahkan bertahun-tahun yang lalu para penulis juga kaum akademia menggunakan blog untuk mengekspresikan ide, pengalaman dan ilmu yang di dapatkannya.

Bagi saya blog sangat membantu mengingat kejadian-kejadian yang menarik perhatian saya baik dimasa lampau atau saat ini. Masa lampau dengan dibantu dokumentasi berupa foto-foto akan mudah mengemasnya kembali menjadi sebuah cerita true story. Sedangkan kejadian dimasa kini akan lebih mudah dituliskan di blog karena ingatan kita masih fresh untuk mengingatnya. Maka saya menyarankan jika bapak ibu melihat kejadian yang menarik perhatian, maka segera tulislah di blog. Ketika hendak menulis, tidak selalu menggunakan laptop atau komputer, namun HP dapat membantu kita untuk menuliskan poin-point singkat tentang kejadian atau pengalaman yang menarik untuk diceritakan.

Setelah memiliki waktu luang barulah kita dapat menuliskannya. Bagaimana jika kita benar-benar sibuk dan tidak ada waktu menuliskan poin-poin tersebut menjadi karya yang dapat dinikmati sendiri maupun orang lain? Dan bagaimana jika tiba-tiba tidak ada mood untuk menuliskannya? Saya yakin kondisi ini pernah dialami bapak dan ibu termasuk saya pribadi. Jika kendalanya sibuk sekali, saya akan berusaha untuk meluangkan waktu untuk menuliskannya walau hanya penjelasan satu poin saja. Kemudian dikesempatan berikutnya menulis 1 (satu) poin lagi.

Menulis tidak dapat kita lakukan ketika kita sedang mengendarai mobil dan kita berada di belakang kemudi. Akan berbeda jika menjadi penumpang maka akan lebih mudah menuliskannya di Hp selama perjalanan bekerja atau pulang. Draf tulisan pasti masih kasar, biarkan saja, yang terpenting poin-poin itu sudah ada deskripsinya. Ketika ada waktu barulah dibaca kembali untuk menyempurnakan tulisan tersebut.

Blog dapat menjadi sarana belajar, terutama belajar writing. Bagaimana menyusun kalimat yang benar dan menarik hingga menjadi paragraf per paragraf yang memiliki makna. Sebagai guru, blog dapat menjadi salah satu alternatif di dalam mengajar. Beberapa guru dapat menggunakan google form, whatsApp atau media lain namun jika media tersebut dapat saling melengkapi akan lebih bagus. Blog dapat menjadi suatu pilihan sebagai media pembelajaran. Bagi guru blog bisa sebagai media pembelajaran bagi dirinya sendiri dengan menuliskan inovasi di dalam mengajar baik berupa teknik mengajar maupun materi ajaran. Walau sebenarnya dapat di simpan di flash disk atau laptop. Kekurangannya jika laptop atau flasdisk terkena virus maka akan sangat riskan hilangnya materi ajaran.

Blog adalah salah satu media aman untuk menyimpan materi pelajaran kita karena tidak akan terkena virus. Yang terpenting tidak lupa nama blog dan password-nya. Jika lupa password masih bisa dipulihkan melalui email atau no Hp kita. Karena blog bersifat umum atau dapat dibaca orang lain, sebaiknya kita pandai memilih materi mana yang boleh dibaca orang lain. Jika guru memiliki soal-soal dan dianggap masih bersifat konfidensial atau rahasia, sebaiknya jangan disimpan di blog.

Ketika mengajar, saya gunakan blog untuk mengirimkan tugas-tugas ke siswa dan saya meminta mereka menjawab di blog mereka dan mengirmkan linknya ke group. Saya juga memberi tugas ke siswa lain untuk berkunjung ke blog teman-temannya minimal dua blog. Saya tidak dapat memaksa mereka untuk visit ke semua blog karena mereka juga mendapatkan banyak pekerjaan rumah dari guru berbeda.

Hal terutama saya praktekkan ketika pembelajaran via daring, selama pandemi ini.

Jika di kelas sebenarnya dapat di praktekkan karena dapat menjadi mix method dalam mengajar.

Dalam bahasa Inggris, writing termasuk salah satu skill yang tersulit karena budaya menulis masih di dominasi kaum akademia atau pegiat literasi. Untuk siswa dengan level bahasa Inggris elementary, saya biasanya memberikan topik umum dan memberikan contoh cara mendeskripsikan topik tersebut. Saya juga menyarankan menggunakan google translate untuk membantu mengerti isi dari reading. Kemudian menceritakan kembali dengan bahasa mereka sendiri.

Di group ini ada beberapa siswa saya, namun hanya menyimak karena kesibukan di lapangan. Pada saat mengajar di group mereka saya belum menggunakan blog. Karena saya mengenal blog ketika mulai pandemi.

Bagi yang benar-benar level begginer saya meminta mereka membuat kalimat dalam bahasa Indonesia dengan berpedoman SPOK (Subyek, Predikat, Obyek dan Kata keterangan), baru mereka terjemahkan dengan google translate untuk mengetahui bahasa Inggrisnya. Mereka belajar menganalisa tulisan mereka sendiri juga memperhatikan kalimat bahasa Indonesia dan bahasa Inggrisnya.

Bagaimana dengan siswa SD atau SMP? Menurut saya mereka bisa memiliki blog namun dengan bantuan orang tua atau kakak-kakaknya yang mengerti blog dengan segala etika bersosial media. Jika perlu yang mengetahui passwordnya hanya orang tua atau kakak-kakaknya yang dapat diandalkan. Walau blog milik pribadi namun konten yang di tulis khusus untuk belajar atau menyampaikan pendapat yang tidak menyinggung siapapun.

Ibu Guru SD atau SMP yang pandai IT bisa membantu mereka dengan bertatap muka via daring atau bertemu langsung dengan para orang tua dan mengajarkannya cara membuat blog dengan etika bersosial media.

Guru bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dapat menggunakan blog untuk mengajarkan reading dan writing. Jika speaking dapat melalui zoom atau whatsApp call. Penggunaan blog sebagai sarana pembelajaran adalah salah satu alat untuk mengajar atau belajar. Silakan menggunakan media yang dianggap mudah untuk meningkatkan ilmu dengan berbagi kebaikan dengan murid-murid, sahabat atau orang lain.

Jika bapak ibu setiap saat menulis materi mengajarnya di blog, selama 1 bulan akan memiliki kumpulan materi yang kemudian dapat dibukukan. Maka jadilah sebuah buku pelajaran karya pribadi dengan tidak lupa mencantumkan referensinya.

Saat ini saya sedang menulis buku ke-3, walau sedikit tersendat-sendat karena kesibukan lain, saya berusaha menyelesaikannya. Demikian juga dengan bu Aam yang memiliki banyak buku solo

Saat ini ibu Aam dan saya juga sahabat-sahabat literasi lain sedang mengikuti tantangan dari YPTD, menulis 40 artikel.

Buku ini juga merupakan aplikasi dari blog sebagai pembelajaran.

Tema dari buku saya adalah seputar public Speaking dan MC dalam bahasa Inggris dan Indonesia.

Saya mengambil topik ini berdasarkan pengalaman ketika saya menjadi guru, juga menjadi MC di lingkungan militer.

Media yang sulit perlu dipelajari dan di takhlukkan jika memang media tersebut akan banyak memberikan manfaat. Jika dianggap tidak memiliki manfaat, sebaiknya ditinggalkan. Selamat mencoba dan have fun dengan blog.

Dengan memasukan materi pelajaran ke blog, bisa jadi tabungan ide tulisan deh.

Ketika mengajar, saya gunakan blog untuk mengirimkan tugas-tugas ke siswa dan saya meminta mereka menjawab di blog mereka dan mengirmkan linknya ke group. Saya juga memberi tugas ke siswa lain untuk berkunjung ke blog teman-temannya minimal dua blog. Saya tidak dapat memaksa mereka untuk visit ke semua blog karena mereka juga mendapatkan banyak pekerjaan rumah dari guru berbeda.

Bagaimana cara membuat personal brand utk blog yg kita bwt?

Faktor" apa saja yg mempengaruhi agar blog kita bisa dibaca dan disukai oleh banyak orang?

Menurut saya cara membuat personal brand, tergantung bapak ibu sendiri. Blog akan kita tujukan ke siapa? Jika memang blog ditujukan untuk murid-murid kita maka bapak bisa mencantumkan ttg bapak dengan di dukung foto-foto, juga wise saying atau quotes.

Bagi saya pribadi, saya tidak terlalu memikirkan bahwa blog saya akan di sukai atau tidak. Yang terpenting isi blog bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain.

Jika banyak artikel yang menarik, saya percaya pembaca pasti suka.

Menarik. Sepakat sekali Bu. Saya sudah membuat blog pembelajaran dengan materi dan tugas yang juga  terkoneksi google classroom. Tetapi, belum meminta siswa untuk membuat blog mereka sendiri. Sudah ada ide tapi belum disampaikan. Semoga segera dapat direalisasikan seperti Ibu.

Cara merngoptimalkan blog siswa dalam pembelajaran.

Cara mengoptimalkan tergantung banyak pelajaran yang dimiliki siswa ibu. Jika memang banyak tugas dari guru lain, ibu bisa meminta para siswa ketika pelajaran dari ibu saja.

Assalamualaikum, Bu Saya RIES MUHAMMAD EFFENDY dari SDN JATINEGARA KAUM 01 Jakarta timur

Ibu Guru SD atau SMP yang pandai IT bisa membantu mereka dengan bertatap muka via daring atau bertemu langsung dengan para orang tua dan mengajarkannya cara membuat blog dengan etika bersosial media.

Blog dapat meningkatkan prestasi, tergantung materi yang diberikan bapak ibu. Blog dapat membantu untuk pelajaran reading dan terutama writing.

Menulis materi pembelajaran diblog bisa membuat siswa menjadi berprestasi dan banyak membaca.  Untuk memudahkan isi blog bisa dipakai membuat materi pelajaran.

Hanya saja tergantung nanti bagaimana gurunya dalam memberikan rarahan kepada siswanya.  

 

Sebagai muslimah yang berkarir di militer, dan ibu bisa terus meniti karir hingga hari ini. Siapakah yang paling mendukung Ibu ? .  Apa saran ibu kepada kami yang saat ini lagi semangat menulis di blog dan membuat buku ?

Baik bapak ibu, terima kasih telah mengikuti sharing ilmu, semoga bermanfaat,. mhn maaf jika ada perkataan yg kurang berkenan dihati.

Yang sangat berikan support berkarir sebagai militer, suami dan anak-anak saya dan keluarga besar.

Sangat berharga sekali karena kita sebagai guru dituntut harus melek IT dan belajar menabung materi pada sebuah blog.

Menulis diblog bisa memberikan manfaat sebagai berikut: blog sebagai sarana pembelajaran, blog sebagai simpanan file atau materi untuk dijadikan sebuah buku. Unutk menjadikan naskah pada blog menjadi sebuha buku kita hanya akan mengedit sedikit saja. Dengan adanya blog memudahkan kita untuk membuat ide dalam meyusun sebuah buku.

 

Komentar