Bijak dalam bermedia sosial

 



Materi kuliah hari ini akan disampaikan oleh Bapak Dail Ma’ruf. Dengan judul materi “Bijak dalam bermedia sosial”. Kegiatan perkuliahan ini akan dipandu oleh Bapak Muliadi selaku moderator.

Kata-kata bijak mempunyai dua arti yaitu:  Selalu menggunakan akal budinya, pandai, mahir. Contoh: 'bukan beta bijak berperi, engkau memang bijak'. Dan pandai bercakap-cakap,  petah lidah maknanya menempatkan sesuatu pada tempatnya.

Dalam bermedia sosial kita harus mmapu menggunakannya dengan bijak. Yang disebut bijak dalam hal ini adalah mampu menempatkan medsos itu sesuai fungsinya.

Media sosial adalah sebuah media daring yang digunakan satu sama lain yang para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berinteraksi, berbagi, dan menciptakan isi blog, jejaring sosial, wiki, forum dan dunia virtual tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu.

Berikut ini beberapa Medsos yang kita kenal yaitu twitter, facebook, whatsapp, youtube, instagram, telegram, canva, dan lain sebagainya.

Dari beberapa aplikasi di atas, yang paling banyak digunakan adalah aplikasi WA. Karena aplikasi tersebut mudah untuk mempelajari menggunakannya bagi masyarakat awam sekaligus.

 Dari sekian banyaknya aplikasi memberikan beberapa manfaat bagi kita semua. Adapun manfaat dari medsos yang bisa kita dapatkan adalah:

1.            menjalin silaturahmi,

2.            menambah relasi,

3.            bisnis, dan

4.            sebagai wadah untuk menunjukkan karya mereka

 

Media sosial ibarat sebuah ladang atau kebun. Apabila ladang atau kebun kita tanam dengan tanaman yang baik seperti sayuran, padi, dan lain-lain maka, akan menghasilkan sayuran, padi, dan tanaman lainnya. Tetapi, kalau kita biarkan saja tanpa ada sedikitpun menanam tanaman yang bermanfaat, jangan harap akan ada hasil yang bisa bermanfaat bagi kita yang akan kita ambil.

Sama halnya dengan media sosial, apabila kita menuliskan berita yang baik dan positif maka akan datang keberkahan bagi kita. Namun, apabila kita menanam hal-hal yang buruk seperti kebencian, maka akan mendatangkan kemudaratan bagi kita sendiri. Bahkan sampai nantinya akan berurusan dengan hukum.

Mahir menulis, dan merubah dengan banyak duduk di depan laptop untuk menulis sesuatu yang bermanfaat untuk orang lain. Salah satu contohnya adalah dengan menuliskan materi pembelajaran sesuai dengan tupoksi kita sebagai guru. Mempromosikan hasil karya yang kita miliki.

Dalam bermedia sosial sebaiknya kita harus bisa mengurangi dampak buruknya terhadap kehidupan kita. Misalnya dengan memposisikan diri sebagai pengguna medsos yang cerdas. Jika ada yang posting membuat kita malas menonton kecelakaan sampai usus dan otak berceceran. Sebaiknya dihapus saja.  Kalau ada postingan yang memukul orang tua. Sebaiknya hapus atau block saja akun tersebut. Hal ini dilakukan agar bisa meminimalisir akibatnya ke depannya agar anak tidak bisa mencontoh hal-hal yang demikian.

Mari kita bijak dalam memilih media sosial. Bijak adalah pilihan sedangkan tua adalah kepastian. Dengan demikian kita akan bisa memberikan hal yang bermanfaat untuk orang banyak.

Cara memblokir nomor teman yang mau menipu supaya tidak tersinggung. Kalau untuk teman kita bisa bicarakan baik-baik dengannya. Agar tidak ada kesalahpahaman ke depannya. Tetapi, kalau sudah diberi tahu, namun tidak juga berubah maka kita bisa memblocknya.

Kalau untuk aplikasi facebook ada orang atau teman yang memberikan video atau foto yang menyerupai pornografi sebaiknya diblokir saja. Karena sangat merusak mental kita dan juga generasi bangsa. Saya sering melakukan hal itu. Berhubung sering mendapatkan pesan yang kurang baik dan bersifat pornografi.

Untuk itu marilah kita bersama bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan mudah terpengaruh dngan hal-hal apapun yang bersifat kebencian dan pornografi.

Dengan demikian kita harus Bijak dalam berliterasi yang pasti mempunyai batasan-batasannya. 

Karena sadar atau tidak kita seringkali mengaburkan pengertian bijak dengan suatu fanatisme agama atau kelompoknya, misalnya. Atau bijak dengan ketokohan seseorang sehingga benar atau salah orang itu kita akan ikut membela. Atau bijak dengan suatu produk tertentu dan masih banyak pengertian bijak secara subyektif dan individualitas.

Etika dalam berliterasi dalam sebuah grup kita masuk. Misalnya grup menulis, semua anggota grup hanya membahas tentang judul grup saja. Jangan ada iklan yang bersifat bertentangan dengan judul grup tersebut. Kalau sudah diberi tahu, tidak juga berobah pesertanya bisa admin grup mengeluarkan atau menutup grup tersebut.

Demikianlah resume pada hari ini mudah-mudahan bemanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Komentar