Dua Jagoan Kecil mama di Surga

Mama kangen... nak.

Setelah sahur tiba-tiba saja aku jadi ingat mereka. Dua bayi mungil yang belum aku sentuh dan pegang. Yang sudah mendahuluiku di syurga. 

Yang tak bisa mendapatkan kasih sayangnya mama. Menjadi ingat kembali oleh mama. Kalian berdua kesayangan mama nak. 

Mereka belum pernah merasakan kasing sayangku. Cinta dan ciuman aku sebagai mamanya. Namun, semuanya harus pupus dengan kepergian Mereka. 

Padahal kami sebagai orang tua sudah mempersiapkan semuanya. 

Aku berharap agar aku bisa mendengar tangisannya ketika lapar, atau basah. Namun, semuanya hanya khayalan semata. Belum sempat mendengar semuanya mereka telah diambil kembali oleh sang penciptanya. Allah sayang kamu ..nak. 

Perpisahan itu sangat menyakitkan bahkan sebelum kalian bisa menghirup udara. Tidak ada memori yang bisa kami ingat. Tidak ada kenangan yang bisa kali lihat. Semuanya hampa, sunyi dan penuh harapan yang tak terwujud. 

Tapi kami percaya kalian berdua bukannya hilang namun kalian lebih dulu sampai. Dua jagoan mama kini sudah berada di langit, di syurga. Kalau mama kangen kalian mama akan selalu melihat bilang yang bersinar di langit. 

Dari kalian mama banyak belajar apa itu sabar? Walaupun mama sangat menginginkan kalian, tetapi mama hanya mengenang kalian di hati mama. Bahwa, kalian pernah hadir dalam rahim mama. Satu hal yang mama sadari nak cinta mama takkan pernah pudar untuk kalian. 

Cinta tak harus memiliki. Walaupun kalian hanya sebentar muncul ke dunia, tetapi kalian tetap selamanya ada di hati mama. 


Komentar